OpiniPeristiwa

Untuk Siapa ?

Foto ilustrasi (tim)

Tanggal 20 Mei 2019 saya dikagetkan dengan berita BEM IAIN SURAKARTA melakukan aksi ke kantor KPU SURAKARTA. Aksi yang diikuti pula oleh KAMMI dan BEM UNS menuntut kasus kematian para KPPS pasca 17 April 2019 lalu. Disini saya mencoba menyayangkan gerakan mahasiswa yang mengatasnamakan secara sepihak sebuah Instansi Resmi Mahasiswa di IAIN Surakarta. Menjadi momok besar bila sebuah pencatutan nama sebuah Instansi berdampak buruk kepada prestasi atau track record sebuah Instansi besar yang menaungi (baca:IAIN SURAKARTA).

Di berita yang dilayangkan dari sebuah website, dikatakan bahwa massa yang tergabung itu sebelum ke kantor KPU, “beraksi” dulu tak jauh dari kediaman Bapak Presiden Joko Widodo dan sempat ricuh dengan aparat kepolisian dan membuat macet lalu lintas yang ada. Seperti yang kita ketahui bersama Kampus kita IAIN Surakarta beberapa waktu yang lalu “gagal” mendapat akreditasi sempurna dari BAN-PT.

Saya menyayangkan agenda barbar yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan secara sepihak nama Instansi Kemahasiswaan di IAIN Surakarta. Kita sudah terkagetkan dengan pencapaian kampus kita yang belum maksimal malah ditambah lagi dengan agenda sepihak dari sebuah kelompok mahasiswa. Dari sini teman-teman yang beraksi mengatasnamakan Intsansi Kemahasiswaan IAIN SURAKARTA harusnya lebih hati-hati agar tidak menjadi efek buruk bagi kampus kita.

1 2 3Laman berikutnya
Selengkapnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button