NewsNewsPemerintahanPeristiwa

Carut Marut Program Sembako jombang LSM JRPK Minta Tikor Kabupaten Tegas Tutup Agen dan Suplier yang salahi Mekanisme Penyaluran.

Image : Sah Rehal Abduh Sekertaris Lsm JRPK dan Sekertaris Majelis Pers Nasional Jombang.

Jombang,goklik.co–Penyaluran BPNT ( Bansos Pangan Non Tunai) atau Program Sembako di Jombang riuh menuai kritik dari sejumlah masyarakat. Dari kualitasnya yang dianggap kurang dan juga harga yang diduga cenderung melambung di atas harga  Pasar. Kamis (25/08/2022).

Salah satu  kritik dilontarkan oleh sekertaris lembaga swadaya masyarakat (LSM) Jejaring rakyat peduli keadilan (JRPK)  Sah Rehal Abduh, yang juga menjabat sebagai Pentolan Majelis Pers Nasional Jombang (MPN).

Sah Rehal Abduh, menilik, carut marut harga dan kualitas Program sembako diduga terjadi karana adanya tindak pelanggaran dalam mekanisme penyaluran sembako Itu sendiri.  Di satu sisi  kurangnya sosialisasi Tim Koordinator (Tikor) kabupaten/kota.

“Tikor lebih tahu pedum,bahwa ini menyalahi mekanisme penyaluran BPNT/Bantuan Program Sembako  yang sudah ditetapkan Kemensos,Tikor dalam hal ini sekda dan kadinsos harus tegas ,tutup agen dan suplaier yang salahi aturan.Saya malah curiga, ini ada unsur kesengajaan atau pembiaran dari oknum-oknum tertentu untuk mengambil keuntungan dari bantuan yang diperuntukan untuk masyarakat miskin ini”.Kata Rehal.

Menurut  Rehal,Pelanggaran mekanisme penyaluran yang tidak sesuai dengan Pedoman umum dan juknis Program sembako  yakni , adanya pemaketan sejumlah komoditi tertentu yang disiapkan oleh agen e warung. Pemaketan tersebut,patut di curigai sebagai upaya  paksa terhadap konsumen (KPM.red) yang pada akhirnya KPM tidak memiliki kendali mutlak atas Uang miliknya, terlebih komoditi tersebut belum tentu sesuai dengan yang dibutuhkan KPM.

” Tidak ada Proses etika Jual beli seperti tawar menawar harga dan barang terhadap kualitas dan kuantitas barang yang KPM beli. Sebab pemaketan sejumlah komoditi berupa Beras 15 kg, Telur 20 butir ,Daging Ayam dan Bawang Putih senilai total Rp.200.000 yang disiapkan oleh agen dan suplier ,mau gak mau KPM ya harus ambil itu “. Jelasnya.

Image: Dugaan jumlah dan harga komoditi yang dipaketkan agen e-warung untuk keluarga penerima manfaat (KPM)

Menurutya,jika merujuk pada Pedoman umum (Pedum) Program sembako oleh kementrian Sosial. E-warong sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 tahun 2020 dilarang memaksa KPM melakukan pembelian bahan pangan
tertentu dan dalam jumlah tertentu; menjual bahan pangan dalam bentuk paket; dan
menjual bahan pangan selain yang telah ditentukan oleh KPM.

Dalam Keputusan Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Nomor: 29/ 6/SK/HK.01/2/2022 Tentang Petunjuk Teknis Percepatan Penyaluran Bantuan Program Sembako Periode Januari, Februari, dan Maret Tahun 2022 juga menyebutkan bahwa pemanfaatan bantuan program sembako untuk membeli bahan pangan yang telah ditentukan.

Bahan pangan yang dimaksud memiliki kandungan karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan/atau vitamin dan mineral serta pembelian bisa dilakukan di mana saja, kapan saja serta jumlah dan jenis sesuai dengan kebutuhan.

“Dengan aturan tersebut,Tikor dalam hal ini sekda dan kadinsos harus tegas ,tutup agen dan suplaier yang salahi aturan”. Pungkasnya

Jurnalis :Hamzah

Editor : M.Rosyad

Selengkapnya

Artikel Terkait

Back to top button