NewsPendidikan

Audiensi Berjalan Lancar, Jajaran Rektorat Sepakati Beberapa Poin Tuntutan

Dok. Kontributor Goklik.co

GOKLIK.CO — Audiensi antara jajaran Pejabat Rektorat UIN Raden Mas Said Surakarta dengan perwakilan mahasiswa dari KM UIN Raden Mas Said Surakarta dilaksanakan di Kantor Senat Rektorat Lt.1 pukul 10.00 WIB. Audiensi ini merupakan langkah kongkrit dan ikhtiar bersama guna menjembatani 5 poin tuntutan yang telah disepakati bersama dalam Konsolidasi Akbar KM UIN Raden Mas Said Surakarta, Rabu (12/1/2022).

Audiensi berjalan dengan lancar walau terkendala perpindahan ruangan. Obrolan dimulai dengan pengantar dari Rektor UIN Raden Mas Said Prof. Dr. H. Mudofir. Kemudian pembahasan berlanjut dengan penyampaian 5 tuntutan yang disampaikan oleh Aditya Putra Dermawan selaku Ketua Umum DEMA UIN Raden Mas Said.

“Alhamdulillah forum audiensi berjalan dengan lancar walau terkendala perpindahan ruangan karena alasan kegiatan lain namun tidak mengganggu pertemuan ini. Rektor beserta jajarannya menerima kami perwakilan dari KM ORMAWA UIN Raden Mas Said Surakarta dengan baik dan ramah. Beliau juga menyambut baik langkah strategis yang dilakukan mulai dari Konsolidasi Akbar KM UIN Raden Mas Said Surakarta sampai aksi media yang dilakukan beberapa hari lalu,” ujar Adit, sapaan akrabnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Senat Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta, Syahrul Mukarrom.

“Pihak Rektorat menanggapi dengan baik dan terbuka klarifikasi hal hal yang ditanyakan oleh mahasiswa dan juga mau menerima masukan dari pihak mahasiswa,” ungkap Tum Syahrul, panggilan khasnya.

Beberapa tuntutan audiensi tadi berdasarkan survei dan kegelisahan mahasiswa terkait masa pembayaran UKT, evaluasi PTM tahun lalu, kejelasan PTM tahun ini dan meminta kepada bapak Rektor untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa kepada KEMENAG (Kementerian Agama) untuk segera mengeluarkan KMA (Keputusan Menteri Agama) tentang potongan UKT.

“Beliau juga menerima dengan baik hasil survei karena dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan skema PTM kedepan,” imbuhnya.

Menurut hasil Press Rilis DEMA UIN Raden Mas Said, Audiensi tersebut berhasil menyepakati beberapa poin tuntutan yakni :

Pertama, perpanjangan masa Herregistrasi Semester Genap Tahun 2022 sampai dengan 21 januari 2022. Kedua, berdasarkan kebijakan Rektor akan ada penurunan Kategori Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan SOP yang akan segera di informasikan lebih lanjut oleh pihak Rektorat. Ketiga, akan ada pemotongan UKT dan besaran potongan UKT untuk Semester Ganjil Tahun 2022 menunggu turunnya Keputusan Menteri Agama (KMA). Keempat, memperjelas Skema Perkuliahan Tatap Muka (PTM) 50% PTM dan 50% perkuliahan Daring dengan ketentuan 7 kali PTM dan & Perkuliahan secara daring dalam satu semester. Kelima, pihak Rektorat akan mendesak dan mengawal pihak Dekanat setiap Fakultas untuk segera merilis skema PTM dan melakukan evaluasi secara berkala. Keenam, Rektor bersedia menyampaikan aspirasi mahasiswa terkait KMA tentang potongan UKT.

Di samping itu Adit menegaskan bahwa kami belum puas karena memang dari awal kita sudah sediakan banyak langkah strategis yang ditempuh, jadi apapun hasilnya kita tetap menindaklanjuti dan akan terus mengawalnya.

 “Alhamdulillah untuk forum kali ini dapat membuat mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta bernafas sedikit panjang. Seperti perpanjangan asa Herregistrasi dari semula tanggal 3 – 14 Januari menjadi 3 – 21 Januari. Walaupun realitanya belum ada potongan UKT yang dinanti nantikan seluruh mahasiswa karena memang belum ada KMA yang dikeluarkan tentang potongan UKT,” tandasnya.

Kontributor: Dida Kurniawan
Editor: A. Fatih Mamduh

Selengkapnya

Artikel Terkait

Back to top button